Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

4 Tips Hidup Lebih Sehat Saat Tak Sempat Olahraga

Tak ada yang meragukan kalau berolahraga adalah cara yang paling ampuh untuk mendapatkan kesehatan jasmani dan rohani. Dengan berolahraga, Anda akan mendapat sejumlah manfaat bagi tubuh, seperti sistem peredaran darah lebih lancar, membakar lemak yang menumpuk, serta menjaga sistem metabolisme tubuh. Namun sayang, tidak semua orang suka atau sempat berolahraga. Tapi jangan khawatir, ada banyak kebiasaan praktis yang dapat Anda lakukan untuk membuat tubuh Anda sehat, meski tak harus berolahraga.

Dilansir dari Huffington Post, terapkan empat tips hidup lebih sehat saat Anda tak sempat olahraga berikut.

1. Makan dengan lebih pelan

Ahli gizi menyarankan Anda untuk memperlambat dan mengunyah setiap gigitan makanan antara 20 sampai 30 kali demi membuatnya lebih mudah dicerna serta diserap. Bahkan, semakin lama Anda memecah makanan di mulut Anda, makin banyak yang akan terserap di usus.

Cobalah menyisihkan sedikit lebih banyak waktu sehingga Anda dapat makan makanan dengan cara yang lebih pelan. Makan dengan kecepatan lebih lambat juga memberi Anda lebih banyak waktu untuk menikmati sajian dalam piring tanpa harus berlebihan.

“Tantang diri Anda makan setidaknya 15 hingga 20 menit karena itu adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk memberitahu otak bahwa Anda sudah kenyang,” kata Tracy Lockwood Beckerman, ahli diet terdaftar di New York, Amerika Serikat.

2. Cukupi kebutuhan tidur

Ketika terlalu sibuk bekerja dan melakukan aktivitas, kebutuhan tidur sering kali dikesampingkan. Padahal, Anda layak memprioritaskan waktu istirahat.

Jumlah tidur yang tepat nyatanya bervariasi, meski biasanya berkisar antara 7 sampai 8 jam. Ketika seseorang kekurangan tidur, dia bakal mengalami gangguan kesehatan yang cukup signifikan, misalnya melemahkan sistem imun tubuh.

“Penelitian yang dilakukan di JAMA Internal Medicine terhadap 300 orang menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 7,5 jam memiliki risiko terkena flu,” kata dr. Atika dari KlikDokter.

Sementara itu, kurang tidur mengganggu keseimbangan rasa lapar dan hormon kenyang tubuh. Tidak cukup tidur juga menyebabkan rendahnya kadar leptin, hormon yang membantu mengatur keseimbangan energi tubuh dengan menghambat rasa lapar. Seperti yang bisa ditebak, ketika kadar leptin menurun, hal tersebut dapat meningkatkan hasrat makan makanan manis Anda.

3. Melepas stres

Stres dalam tahap lanjut atau kronis, dapat menimbulkan segudang efek negatif pada tubuh. Seperti depresi, kecemasan, hingga masalah pencernaan dan penyakit kardiovaskular. Demi kesehatan Anda, penting untuk menghilangkan stres yang dapat menguras tenaga. Anda bisa mengobrol dengan orang-orang terdekat, atau mendatangi profesional seperti psikolog.

4. Menjauhi alkohol

Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan risiko kanker, tekanan darah tinggi, gangguan tidur, makan berlebihan, gangguan kognitif bahkan mempercepat penuaan dini, seperti keriput dan pembuluh darah yang rusak.

Selain itu, alkohol dan gula dapat berdampak negatif pada kesehatan usus Anda. Alkohol juga merusak keefektifan hormon leptin, yang seperti disebutkan sebelumnya, dapat menahan hasrat tubuh Anda untuk merasa kenyang. Untuk itu, hentikan kebiasaan minum minuman alkohol dari sekarang.

Tips sehat di atas mungkin terdengar biasa saja bagi Anda. Namun jika diterapkan dengan baik, Anda dapat merasakan tubuh yang lebih bugar meski melewatkan satu hingga dua kali sesi olahraga. Namun, untuk kesehatan yang maksimal, sebaiknya Anda tetap sisihkan waktu untuk berolahraga.

Sumber : Klik Dokter

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...