Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

6 Tips untuk Tetap Bisa Menabung Meskipun Gaji Pas-pasan

Gajian menjadi salah satu momen yang dinanti-nanti bagi para pekerja. Tentu dong, saat gajian kita akan membeli ini itu semua yang kita inginkan. Eitss, tapi tunggu dulu, itu keinginan atau kebutuhan? 

Keinginan dan kebutuhan jelas berbeda ya. Kamu harus tahu dulu soal ini. Keinginan hanya sebatas cita-cita untuk memiliki a, b, atau c. Tetapi sebenarnya kamu belum tentu butuh.

Seperti contohnya kebutuhan tersier, hal-hal yang berkaitan dengan kemewahan, tas bermerek, sepatu mahal, dan sebagainya, hal tersebut bisa dinomorduakan, dan bukan kebutuhan sehingga kamu tidak harus segera membelinya.  

Jika kebutuhan, kamu memang benar-benar butuh, contohnya saja makan, tentu kamu akan mengisi perutmu walau keadaan apapun. Tentu kamu akan mengutamakan kebutuhan panganmu, dibandingkan yang lain. Contoh lainnya seperti membayar kost, hal tersebut bisa dikatakan kebutuhan, karena sifatnya wajib.

Jika kamu hanya sekedar membeli tas, atau sepatu boleh saja, asalkan benar-benar sifatnya butuh. Misalnya tas atau sepatu yang sudah rusak. Tetapi, ada baiknya beli yang sesuai budget. Hal tersebut penting untuk diperhatikan agar kamu bisa menyisihkan uang untuk ditabung.

Supaya terhindar dari boros, simak yuk beberapa tips menabung  meskipun gaji pas-pasan berikut ini!

1. Atur Autodebet ke Rekening Tabungan

Jika kamu terasa sulit untuk menabung secara tradisional, kamu bisa mengatur autodebet dari rekening utama ke rekening tabungan. Menurut Farnoosh Torabi, seorang penulis dan pakar keuangan, menabung dengan cara autodebet seperti ini sangatlah efisien. 

Sedikitnya 10% dari gajimu, bisa kamu sisihkan setiap bulan untuk dilakukan autodebet ke rekening tabunganmu, dengan seperti itu kamu tidak akan lupa. Kamu dapat mengatur waktu penarikan setiap bulannya sesuai tanggal gajianmu. 

2. Buat Anggaran Keuangan

Kedengarannya mungkin sepele ya, tapi membuat anggaran keuangan ini sangatlah penting, lho. Buatlah anggaran keuangan setiap bulannya, tentukan mana kebutuhan dan keinginan. Jangan sampai kamu mendahulukan keinginan. Dengan cara ini, kamu bisa menyeimbangkan pengeluaran dan tabunganmu. 

3. Catatlah Setiap Pengeluaranmu

Meskipun terdengar merepotkan, hal yang satu ini sangat bermanfaaat, lho. Kamu akan mengetahui biaya pengeluaranmu selama sebulan, dan kamu bisa menyesuaikan dengan gajimu. 

Kamu bisa mencatat biaya transportasi, biaya listrik, biaya kuota, hingga biaya belanja bulananmu. Dengan mencatat pengeluaran, kamu bisa mengalokasikan semua biaya pengeluaran dengan cermat. 

4. Buat Dana Darurat

Keperluan mendadak seperti motor mogok atau kaca mata patah tidak dapat dipungkiri. Dengan kamu menyisihkan dana darurat, hal ini akan membantumu. Cobalah sisihkan dana dari gajimu sebesar Rp100 ribu atau Rp200 ribu setiap bulannya.

Buatlah dana darurat agar jika terjadi sesuatu, tidak harus menarik dana yang sudah kamu sisihkan.

5. Hindari Pengeluaran Tersier

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan ketiga yang berhubungan dengan kesenangan, kemewahan, dan sebagainya. Seperti membeli kopi di cafe atau menonton bioskop, hal tersebut termasuk kebutuhan tersier. 

Memang sih nilainya tak seberapa, tapi jika kamu membelinya setiap hari atau pun menonton setiap minggu, jika dihitung nominal tersebut akan 'menggendut'. Sedangkan dana tersebut bisa untuk kamu tabung, lho. 

6. Dana Bersosialisasi

Kata siapa menabung itu menyusahkan dan tidak bisa kumpul dengan teman? Kamu masih bisa kok berkumpul dengan teman dengan cara menyisihkan 10% dari gajimu untuk dana sosialisasi.

Misalnya saja, gajimu Rp5 juta, kamu dapat mengambilnya 10% dari gajimu, berarti kamu menyisihkan dana Rp500 ribu untuk keinginan hangout bersama teman. 

Itulah enam tips menabung bagi kamu yang memiliki gaji pas-pasan. Ingat, kamu harus utamakan menabung walau sedikit, dahulukan kebutuhan, dan kurangi kebutuhan tersier ya.

Dengan kamu rutin menabung meskipun sedikit demi sedikit setiap bulan, dijamin kelak kamu akan merasakan manfaatnya.

Sumber : Beautynesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...