Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

6 Tips Meningkatkan Skill Public Speaking untuk Mahasiswa

Sebagai skill yang dibutuhkan di mana-mana, mahasiswa jelas wajib tahu bagaimana cara meningkatkan skill public speaking. Hal ini karena kamu akan menggunakannya di kelas, saat terjun ke masyarakat, hingga ketika kamu sudah bekerja kelak. Tanpa skill ini, kamu akan kesulitan mengembangkan diri.

Sebenarnya, belajar public speaking itu sama sekali tidak sulit. Asal kamu punya kemauan dan tahu bagaimana tips dan triknya, skill ini bisa kamu tingkatkan dengan cepat dan mudah. Ingin tahu apa saja tips public speaking agar cepat berkembang? Penjelasannya bisa kamu temukan di bawah ini!

1. Pastikan Topik Relevan dengan Target Audiens

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetahui dengan siapa kamu akan berbicara. Tidak hanya tahu bagian surface, namun hingga ke dalam. Dengan cara ini, kamu bisa menentukan topik yang tepat dan relevan dengan audiens yang hadir di sana.

Contoh kecilnya, kamu akan berbicara di acara ospek kampus. Pada acara ini, target audiensnya adalah mahasiswa baru, sehingga kamu bisa memilih topik tentang leadership, beasiswa, dan berbagai topik sejenis. Kamu pun bisa bicara dengan diksi yang santai namun tetap formal.

Hal ini akan berbeda jika kamu menghadiri konferensi dan harus berbicara di sana. Selain topiknya yang wajib sesuai dengan tema acara, cara penyampaian dan diksinya pun jelas harus berbeda karena acaranya lebih formal. Ini adalah teknik public speaking yang paling mendasar dan paling penting.

2. Pastikan Kamu Menguasai Topik dengan Baik

Setelah mengkurasi topik, langkah selanjutnya adalah menguasai topik tersebut. Ada baiknya kamu memilih topik yang sudah kamu kuasai atau kamu tahu bagaimana dasar-dasar dari topik tersebut. Dengan begitu, kamu tidak memerlukan waktu lama untuk memperdalam materi.

Sebenarnya, tak ada salahnya untuk keluar dari zona nyaman dan memilih topik yang sebelumnya tidak kamu paham. Hanya saja, pastikan kamu memberikan double, atau bahkan triple effort hingga kamu memahami apa yang kamu bicarakan. Dengan begitu, orang lain pun akan merasa lebih mudah paham.

3. Belajar dan Membaca Adalah Kunci

Pada dasarnya, public speaking yang baik adalah public speaking yang kamu pahami. Karena itu, belajar dan membaca adalah kunci. Jangan lupa untuk mengumpulkan buku, jurnal, dan sumber terpercaya lain yang kamu perlukan untuk mempelajari apa yang akan kamu bicarakan.

Jika materinya terlalu sulit dan kamu masih merasa kurang paham, hindari untuk belajar dengan sistem kebut semalam. Cara ini akan membuatmu mudah lupa, sedangkan hal ini harus kamu hindari karena bisa membuat gugup saat berbicara.

4. Pupuk Rasa Percaya Diri

Ketika semua materi pembicaraan sudah kamu kuasai, langkah yang selanjutnya adalah memupuk rasa percaya diri. Optimis jika kamu bisa melakukannya adalah hal yang sangat penting untuk kamu lakukan. Sebab, jika kamu tidak percaya pada dirimu sendiri, orang lain akan sulit untuk mempercayai kamu. 

Persiapan yang matang bisa membuatmu merasa lebih percaya diri untuk menghadapi apapun, termasuk untuk bicara di depan orang banyak. Sedikit pep talk dari waktu ke waktu juga bisa membantu.

5. Latihan di depan Kaca

Secara garis besar, kunci dari kesuksesan adalah latihan. Maka dari itu kamu bisa latihan di depan kaca, yang merupakan cara melatih public speaking paling efektif. Hal ini karena, selain bisa mendengar suara milikmu sendiri, kamu juga dapat melatih mikro ekspresi.

Ada banyak orang yang belum tahu jika mikro ekspresi punya peranan yang sangat esensial saat kamu harus berbicara di depan publik. Hal ini karena ekspresi wajah bisa membuat pesan yang kamu sampaikan terasa lebih hidup.

Selain itu, ekspresi juga ampuh membuat pembicaraan tidak terasa membosankan. Karena itu, salah satu cara meningkatkan public speaking mahasiswa adalah dengan melatih ekspresi wajah saat berbicara.

6. Catat Garis Besar Materi, Hindari Membaca Saat Presentasi

Terakhir, jangan lupa untuk membuat catatan kecil. Kamu bisa menulis gambaran umum dan hal-hal apa saja yang akan kamu bicarakan nanti. Hal ini untuk menjaga flow pembicaraan agar tetap ada di jalur yang sudah kamu persiapkan. Cara ini juga bisa membantumu ketika lupa berbicara apa.

Menariknya, kini sudah ada teknologi bernama Power Point, sehingga kamu bisa membuat catatan di sana. Selain membantu kamu selama presentasi, kamu juga bisa membuat audiens lebih paham tentang apa yang kamu bicarakan.

Sebagai tambahan, hindari untuk membaca selama presentasi karena hal itu akan membuatmu lebih gugup dan kehilangan rasa percaya diri. Cukup ikuti flow pembicaraan dari catatan yang sudah kamu siapkan. Selama persiapan sudah matang, hal ini tidak akan sulit dilakukan.

Sumber : Telkom University

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...