Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Pernah Melewatkan Sarapan

Sarapan sering dianggap sebagai sekadar rutinitas pagi yang dilakukan sebelum memulai aktivitas harian oleh beberapa orang. Namun, bagi sebagian orang lainnya, kebiasaan sarapan pagi ini hampir tidak boleh dilewatkan karena sudah menjadi bagian penting dari rutinitas pagi hari mereka.

Cara seseorang memperlakukan kebiasaan sarapan pagi sendiri sering kali menggambarkan ciri kepribadian tertentu. Dilansir dari Global English Editing, inilah beberapa ciri kepribadian orang yang rajin sarapan tersebut. Apa kamu salah satunya?

1. Menghargai Struktur dan Rutinitas

Bagi Anda yang tidak pernah melewatkan sarapan umumnya cenderung menghargai struktur dan rutinitas dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bukan karena sikapmu kaku atau sulit menerima perubahan, melainkan karena rutinitas bisa memberimu rasa stabil. Memulai hari dengan sarapan yang terjadwal menjadi satu hal sederhana yang bisa kamu kendalikan di tengah berbagai ketidakpastian dalam hidup.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Psychology menemukan bahwa seseorang yang memiliki tingkat conscientiousness yang tinggi cenderung lebih sering sarapan secara teratur. Conscientiousness adalah salah satu tipe kepribadian dalam model Big Five yang menggambarkan orang yang rapi, disiplin, teratur, dan terbiasa merencanakan sesuatu dengan baik. Karena terbiasa menjalani hidup secara terstruktur, kamu yang punya tipe kepribadian ini juga lebih konsisten dalam menjaga pola makan, termasuk tidak melewatkan sarapan.

Kamu yang terbiasa sarapan setiap pagi biasanya juga suka melakukan hal-hal lain secara teratur, misalnya, kamu cenderung tidur dan bangun pada jam yang hampir sama setiap hari, berolahraga di waktu yang sudah dijadwalkan, atau bekerja dengan pola yang konsisten dari hari ke hari. Kebiasaan ini membantumu agar bisa menjalani aktivitas dengan lebih rapi dan teratur sehingga hari-harimu terasa lebih mudah dijalani.

2. Mampu Membuat Keputusan dengan Lebih Terencana

Bagi Anda yang terbiasa sarapan biasanya lebih berhati-hati saat mengambil keputusan. Alih-alih langsung bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu, kamu cenderung memikirkan suatu hal dengan tenang sebelum memutuskan sesuatu. Kamu akan selalu mencoba mempertimbangkan apa yang mungkin terjadi setelah keputusan itu diambil, apakah ada risiko, dan apakah pilihan tersebut benar-benar yang terbaik.

Begitu pula soal sarapan. Jika kamu sudah menentukan menu sarapan sejak awal—misalnya, sejak malam sebelumnya—maka di pagi hari, kamu tidak perlu lagi berpikir lama tentang apa yang harus dimakan. Kamu tidak perlu membuka kulkas dan menimbang berbagai pilihan karena semuanya sudah diputuskan sebelumnya.

Kebiasaan kecil seperti ini akan melatihmu untuk lebih terorganisir dalam mengambil keputusan karena lama-kelamaan, cara berpikir yang sama pun akan muncul ketika menghadapi keputusan yang lebih besar, misalnya saat ingin membeli sesuatu, kamu akan cenderung mencari informasi terlebih dahulu, mempertimbangkan pilihan dengan tenang, lalu berpegang pada keputusan yang sudah dibuat itu. Dengan begitu, kamu tidak akan mudah berubah pikiran atau terus-menerus merasa ragu setelah memilih.

3. Dapat Menghadapi Tantangan dengan Lebih Tekun dan Gigih

Bagi Anda yang tidak pernah melewatkan sarapan cenderung menjalankan sesuatu secara konsisten. Kebiasaan kecil ini menunjukkan bahwa kamu mampu melakukan sesuatu secara rutin, bahkan ketika sedang tidak terlalu ingin melakukannya.

Menurut psikolog, penulis, dan profesor di University of Pennsylvania, Angela Duckworth, sikap seperti ini berkaitan dengan grit, yaitu kemampuan untuk tetap bersemangat dan terus berusaha mencapai tujuan jangka panjang. Hal ini berarti kamu tidak mudah menyerah hanya karena merasa lelah, bosan, atau kehilangan motivasi sesaat.

Sumber : Beautynesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...