Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

3 Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi Dilihat dari Cara Berpakaian

Banyak orang mengira ciri orang cerdas hanya bisa dilihat dari cara seseorang berbicara atau prestasi akademiknya. Padahal, ada tanda-tanda orang ber-IQ tinggi yang lebih sederhana sehingga sering luput dari perhatian, salah satunya tercermin lewat gaya berpakaian sehari-hari.

Bagaimana seseorang memilih warna, memadukan pakaian, hingga detail kecil seperti aksesori, bisa menjadi petunjuk menarik tentang pola pikir dan cara mereka memandang dunia. Penasaran seperti apa kaitannya? Intip informasi yang dilansir dari Your Tango soal gaya berpakaian orang pintar ini!

1. Sederhana Namun Tetap Terlihat Elegan

Tren fesyen minimalis kini sedang naik daun di berbagai belahan dunia. Bahkan, sebuah data—dari penelitian yang menggunakan visi komputer untuk menganalisis bentuk, warna, dan tekstur dari objek-objek dalam 7.000 foto benda koleksi museum—yang beredar di internet menunjukkan bahwa warna makin hilang dari sekitar kita dan digantikan oleh nuansa abu-abu yang lebih dominan dalam kehidupan sehari-hari.

Menariknya, orang-orang dengan tingkat kecerdasan tinggi sudah lebih dulu menerapkan gaya ini dalam keseharian mereka. Mereka lebih suka tampil dengan cara yang understated alias tidak berlebihan dan jauh dari kesan mencolok. Pilihan mereka biasanya jatuh pada busana bernuansa netral atau lembut dengan potongan yang tidak terlalu ketat namun tetap memancarkan kesan anggun serta berkelas.

2. Memperhatikan Detail

Orang dengan kecerdasan tinggi biasanya sangat teliti dalam memperhatikan detail. Menurut pakar kepemimpinan Steve Keating, detail sering kali menjadi penentu apakah sebuah hal akan berakhir sukses atau gagal. Ia menegaskan bahwa memperhatikan hal-hal kecil bisa menumbuhkan kepercayaan orang lain bahwa kita juga mampu menjaga hal-hal yang lebih besar, sedangkan mengabaikannya justru merusak kredibilitas.

Dalam kehidupan sehari-hari, perhatian orang cerdas terhadap detail juga tercermin pada cara mereka berpakaian. Mereka cenderung menghindari pakaian yang longgar atau tidak pas dan memilih tampilan yang lebih rapi. Bagi mereka, pakaian bukan sekadar pelengkap, melainkan cerminan rasa percaya diri dan profesionalitas yang turut memengaruhi cara orang lain menilai diri mereka.

3. Memilih Kenyamanan Daripada Tren

Bagi orang dengan IQ tinggi, kenyamanan adalah segalanya. Mereka tidak terlalu peduli dengan tren fesyen terbaru atau gaya berpakaian yang sedang populer selama apa yang mereka kenakan membuat mereka merasa bebas dan tidak terbatasi. Mereka lebih memilih merasa nyaman karena hal itu sangat membantu mereka untuk tetap fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, termasuk pencapaian intelektual dan tujuan hidup mereka.

Sebuah studi dari Unbound, sebuah platform belanja kebutuhan gaya hidup, mendukung pandangan ini. Studi tersebut menunjukkan bahwa 81 persen orang lebih mengutamakan kenyamanan dibandingkan harga maupun gaya. Itulah sebabnya, individu dengan kecerdasan tinggi kerap memilih pakaian seperti sweter longgar atau setelan olahraga yang santai dibandingkan harus memakai jeans ketat atau atasan sempit yang justru bisa mengganggu konsentrasi mereka.

Sumber : Beautynesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...