Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

8 Manfaat Tertawa untuk Kesehatan

Manfaat tertawa dalam menyehatkan tubuh hingga mengurangi stres bukanlah sekadar mitos. Hal ini telah dibuktikan melalui berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa tertawa bermanfaat untuk kesehatan mental maupun kesehatan fisik.

Tertawa dapat Anda lakukan secara sadar maupun tidak saat sedang melakukan kegiatan yang menyenangkan. Anda bisa saja tertawa saat sedang menonton tayangan yang lucu, membaca pesan di media sosial, atau berkumpul dengan orang-orang terdekat.

Selain membuat hati gembira, ada banyak manfaat tertawa yang bisa Anda dapatkan. Sebab, tertawa memicu pelepasan hormon endorfin yang membuat suasana hati menjadi lebih baik dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, tertawa juga bisa menjadi terapi untuk meningkatkan kondisi kesehatan mental.

Perubahan hormon yang terjadi saat tertawa membawa berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat tertawa:

1. Mengurangi stres

Manfaat tertawa yang pertama adalah mengurangi stres. Saat tertawa, beban pikiran sedikit berkurang dan perasaan pun menjadi lebih positif dan senang.

Pasalnya, tertawa dapat mengurangi kadar hormon stres, seperti kortisol, epinefrin (adrenalin), dan dopamin, sekaligus meningkatkan hormon endorfin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan. Selain itu, tertawa juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membantu relaksasi otot.

Berbagai hal tersebutlah yang menjadikan tertawa sebagai salah satu cara mengurangi stres.

2. Mengurangi gejala depresi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tertawa mampu mengurangi hormon stres yang juga dapat menyebabkan depresi. Bahkan, tertawa dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup, termasuk kondisi psikologis seseorang.

Karena manfaatnya itulah, tertawa dijadikan sebagai salah satu metode terapi pendukung untuk mengurangi gejala depresi dan gangguan kecemasan.

3. Mengurangi risiko serangan jantung

Sebuah penelitian menyatakan bahwa tertawa adalah salah satu bentuk latihan aerobik untuk menjaga kesehatan jantung. Tertawa diketahui dapat menurunkan hormon stres, mengurangi peradangan dan penyumbatan pada pembuluh darah, serta meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Oleh karena itu, tertawa dianggap sebagai salah satu cara menjaga kesehatan jantung, termasuk mengurangi risiko terjadinya serangan jantung.

4. Memperkuat imunitas tubuh

Saat tertawa, terjadi peningkatan antibodi di dalam tubuh. Zat ini berperan penting dalam membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit dan infeksi.

Orang yang rajin tertawa disebut memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan imunitas yang lebih kuat, sehingga bisa lebih jarang sakit dan berisiko lebih rendah untuk terkena berbagai penyakit.

5. Mengurangi nyeri

Manfaat tertawa lainnya adalah mengurangi nyeri. Saat tertawa, terjadi peningkatan kadar hormon endorfin yang merupakan pereda nyeri alami. Oleh karena itu, tertawa dianggap sebagai salah satu cara mengurangi nyeri. Manfaat tertawa ini bahkan disebut bisa membantu mengurangi keluhan nyeri pada pasien kanker.

6. Membuat tidur lebih nyenyak

Emosi terpendam dan stres yang menumpuk diketahui dapat membuat seseorang menjadi tidak nyenyak saat tidur atau bahkan mengalami susah tidur (insomnia). Untuk mengatasinya, diperlukan manajemen stres yang baik, misalnya dengan tertawa atau meditasi.

Tertawa diketahui bisa mengurangi stres dan mengatasi emosi negatif, seperti rasa cemas, frustasi, atau bahkan amarah. Ini merupakan salah satu manfaat tertawa yang juga tidak kalah penting.

7. Mengatasi rasa kesepian

Tertawa bersama orang terdekat atau bahkan hanya dengan menonton sesuatu yang lucu, seperti lawakan atau stand-up comedy, bisa menciptakan emosi positif dan perasaan bahagia. Tak hanya mengatasi stres, tertawa juga bisa melawan rasa kesepian.

8. Menarik perhatian orang di sekitar

Saat sedang berkumpul atau bertemu orang baru, senyum dan tawa juga bisa membuat Anda tampak lebih menarik dan ramah. Aura positif ini akan membuat orang-orang tertarik untuk menyapa dan memulai percakapan dengan Anda, ini bisa membuat Anda lebih mudah mendapatkan teman baru.

Setelah mengetahui berbagai manfaat tertawa, cobalah untuk lebih sering tertawa. Selain memperoleh manfaat di atas, tertawa bisa sangat membantu Anda menghadapi situasi yang sulit dan memberikan kebahagiaan dalam hidup.

Untuk mendapatkan berbagai manfat tertawa di atas, Anda dapat menonton film yang lucu atau bersenda gurau dengan orang-orang yang disayangi. Jika menghadapi suatu masalah, cobalah untuk melihatnya dari sisi lain dan tertawakanlah “kebodohan” yang mungkin telah Anda perbuat, agar Anda merasa lebih baik.

Sumber : AloDokter

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...