Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

5 Tips Ini Bantu Kamu Bekerja Lebih Produktif

Setiap karyawan pada dasarnya dituntut untuk bekerja secara produktif, tidak peduli sebanyak apapun pekerjaan dan tanggung jawab yang diemban. Bekerja produktif tak hanya membantu kamu memanfaatkan waktu seefektif mungkin, tetapi juga dapat memudahkan kamu untuk menyelesaikan tugas tepat waktu.

Sayangnya, bekerja produktif tidak semudah yang kita bayangkan. Banyak dari karyawan yang masih merasa kesulitan untuk meningkatkan produktivitas kerja terutama saat merasa jenuh bekerja. Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar bisa bekerja lebih produktif sebagai berikut.

1. Buatlah To Do List

Hal utama yang harus kamu lakukan agar bisa bekerja secara produktif adalah dengan membuat daftar to do list tugas-tugas yang perlu diselesaikan. Kamu bisa gunakan alat bantu (tools) yang memudahkan kamu mencatat tugas dan pekerjaan apa saja yang harus kamu selesaikan. Salah satu tools yang bisa kamu gunakan adalah Trello. 

Software ini memudahkan kamu untuk membuat daftar pekerjaan dengan mengelompokannya menjadi 3 kategori yakni dari to do (akan dikerjakan), doing (sedang dikerjakan) dan done (sudah selesai dikerjakan). Dengan begitu, memudahkan kamu untuk menyortir pekerjaan yang harus diselesaikan.

Cara lain untuk melakukan reminder adalah dengan menulis tugas pada sticky notes dan menempelkannya di dekat meja kerjamu. Langkah ini dijamin membuatmu ingat apa saja pekerjaan yang harus diselesaikan secepatnya. 

2. Kelompokkan Pekerjaan Sesuai Skala Prioritas

Selain membuat daftar to do list, mengelompokkan tugas sesuai skala prioritas juga merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Caranya yakni dengan membagi tugas ke dalam empat kategori diantaranya tugas penting mendesak, penting tidak mendesak, tidak penting tapi mendesak dan tidak penting dan tidak mendesak.

Dengan mengelompokkan tugas sesuai skala prioritas, tentunya memudahkan kamu untuk menyeleksi mana saja pekerjaan yang seharusnya diselesaikan segera dan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam jangka waktu lama.

3. Tetapkan Target Pada Tiap Tugas

Memasang target pada setiap tugas memacu kamu untuk bisa menyelesaikannya secara cepat dan tepat. Terlebih jika to do list pekerjaan kamu semakin banyak dari hari ke hari. Oleh karenanya, mencatat tugas saja tidak cukup membuat kamu bisa bekerja produktif, sehingga perlu untuk menetapkan target yang jelas pada setap tugas.

Buatlah sebuah target yang dicapai pada setiap tugas yang akan kamu selesaikan. Misalnya, tugas membuat laporan dari atasan harus selesai hari ini juga, maka setting target deadline paling akhir jam 4 sore di hari yang sama atau sebelum pulang dari kantor. 

Contoh lainnya, kamu ditugaskan untuk membuat laporan pencapaian bulanan yang akan dipresentasikan minggu depan. Maka, kamu bisa menetapkan target laporan tersebut selesai hari Minggu jam 8 malam. Untuk memudahkan setting target, kamu bisa gunakan aplikasi Google Calendar yang bisa membantu kamu mencatat tugas, deadline beserta reminder yang otomatis muncul di handphone atau laptop kamu.

4. Gunakan Waktu Istirahat Semaksimal Mungkin

Bekerja produktif bukan berarti menghabiskan waktu seluruhnya untuk bekerja seharian. Justru bekerja produktif artinya adalah bekerja cerdas dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan waktu luangmu untuk beristirahat semaksimal mungkin.

Padatnya tugas yang harus kamu selesaikan, seringkali membuatmu merasakan kelelahan. Biasanya ditandai dengan menurunnya konsentrasi hingga lambatnya pengambilan keputusan. Oleh karena itu, saat jam istirahat di kantor tiba, gunakanlah sebaik mungkin waktu luang yang berharga untuk sekedar makan, membaca buku, berman game, bahkan tidur singkat. Istirahat penting untuk dilakukan karena bisa menyegarkan pikiran sebelum kembali bekerja.

5. Evaluasi Kegiatan Secara Berkala

Membiasakan bekerja secara lebih produktif tentu tidak semudah yang dibayangkan. Kamu harus rutin melakukan evaluasi pada setiap percobaan kegiatan yang telah kamu lakukan secara berkala. Mulailah dengan menilai apakah kegiatan yang kamu lakukan seminggu yang lalu sudah membuat aktivitas bekerjamu menjadi lebih produktif.

Misalnya, kamu sudah mencatat tugas-tugas yang kamu selesaikan tetapi kamu lupa untuk menetapkan target pada setiap tugas. Alhasil, tugas kamu selesai setelah deadline terlewati. Dengan melakukan evaluasi, maka kamu bisa menyempurnakan hal-hal yang sekiranya bisa membantu kamu bekerja lebih produktif.

Itulah kelima tips yang bisa bantu kamu bekerja lebih produktif di kantor. Meski tidak mudah namun jika dilakukan secara rutin dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja.

Sumber : Waktoo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...