Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

7 Jenis Vitamin untuk Pekerja Keras yang Wajib Kamu Konsumsi

Menyelesaikan tumpukan tugas dan menjalani aktivitas yang padat selama seharian bekerja tentu akan menguras stamina. Apalagi, jika kamu adalah workaholic yang  selalu lembur hampir setiap harinya. 

Nah, agar kamu memiliki tenaga untuk menjalani segala aktivitas yang melelahkan selama bekerja, pastikan untuk selalu rutin berolahraga, menjaga pola makan, dan memerhatikan asupan vitamin dalam tubuh.

Misalnya, dengan mengonsumsi beberapa jenis asupan vitamin untuk pekerja keras berikut yang dikenal dapat membantu tubuh memproduksi energi lebih maksimal dan menjaga kekebalan tubuh dari risiko penyakit.

1. Vitamin B12

Jika kamu adalah workaholic, maka asupan vitamin B12 harus kamu perhatikan. Sama seperti jenis vitamin B lainnya, vitamin B12 dibutuhkan untuk mengubah makanan yang kamu makan menjadi energi yang dapat digunakan tubuh. 

Vitamin B12 juga akan membantu kamu menghindari risiko anemia yang membuat kamu cepat merasa lelah dan lemah saat bekerja.   

Selain dengan mengonsumsi suplemen, pada dasarnya kamu juga bisa menemukan kandungan vitamin B12 dalam berbagai sumber protein hewani, seperti ikan, daging dan susu. 

2. Vitamin D

Salah satu jenis asupan vitamin untuk pekerja keras lainnya yang harus kamu konsumsi adalah vitamin D. Pasalnya, pekerja kantoran berisiko kekurangan vitamin D karena aktivitasnya yang banyak di dalam ruangan dan jauh dari paparan sinar matahari. 

Sebuah studi yang dilakukan Alberta University di Canada fmenemukan bahwa 91% orang yang bekerja di kantor tidak mendapatkan cukup vitamin D, sementara 75% di antaranya kekurangan vitamin D. 

Perlu diketahui bahwa kekurangan vitamin D berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan seperti risiko osteoporosis, penyakit kardiovaskular, dan bahkan kanker. 

Karena itu pekerja kantoran sebetulnya dianjurkan untuk meluangkan waktu berada di bawah sinar matahari sekitar 30 menit agar mendapatkan sumber vitamin D yang dibutuhkan tubuh. 

Kamu bisa mengakalinya dengan memilih makan siang di tempat terbuka yang mendapat sinar matahari atau berjalan-jalan sejenak ke luar gedung kantor saat jam istirahat. 

Namun, jika kamu memang tidak bisa meluangkan waktu untuk berjemur sebentar, cobalah mengonsumsi salmon, jamur, cod liver oil atau suplemen lainnya yang mengandung cukup vitamin D. 

3. Zat besi

Tahukah kamu bahwa kekurangan zat besi akan membuat sel darah merah kamu tidak dapat membawa oksigen ke jaringan tubuh secara efektif? Akibatnya, kamu pun cenderung mudah mengalami anemia yang berujung pada kelelahan. 

Tentu hal ini harus kamu hindari agar kamu tetap bertenaga menyelesaikan semua pekerjaan setiap harinya. Itu sebabnya kamu harus menjaga asupan zat besi dalam tubuh.

Selain mengonsumsi suplemen atau vitamin, kamu bisa mendapatkan asupan zat besi dari makanan seperti daging dan makanan laut. 

4. Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu jenis asupan vitamin untuk pekerja keras lainnya yang sebaiknya kamu konsumsi. 

Tubuh membutuhkan vitamin C untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu produksi kolagen dan penyembuhan luka, hingga bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan karena radikal bebas.  

Perlu diketahui bahwa manusia tidak dapat mensintesis vitamin C sendiri. Itu sebabnya kamu harus mendapatkan cukup asupan vitamin C ini dari suplemen atau sayur dan buah-buahan. 

Beberapa contoh sayuran dan buah-buahan yang kaya vitamin C  seperti kiwi, jeruk, brokoli, stroberi, paprika merah, tomat, dan lain-lain.

5. Magnesium 

Magnesium adalah jenis nutrisi penting lainnya yang kamu butuhkan agar semakin tangguh menghadapi jam-jam lembur dan tumpukan pekerjaan sehari-hari.

Magnesium tidak hanya baik untuk kesehatan tulang, namun juga dikenal karena manfaat penting lainnya, seperti untuk produksi energi, menyeimbangkan kadar gula darah, mengatur fungsi otot dan saraf, meringankan masalah tidur, menenangkan sistem saraf, dan mengurangi stres. 

Untuk mendapatkan asupan magnesium yang cukup, pilihlah sumber makanan yang tinggi magnesium seperti labu, bayam, kedelai, kacang-kacangan, tahu, dan beras merah. 

Selain itu kamu bisa mendapatkan sumber magnesium dengan mengonsumsi suplemen vitamin. Untuk hasil yang efektif, kamu sebaiknya memilih suplemen yang mengandung 300 - 320 mg magnesium

6. CoQ10

Sel tubuh kamu membutuhkan CoQ10 atau Coenzyme Q10 untuk menghasilkan energi dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Ketika kadar CoQ10 menurun, sel tubuh kamu tidak dapat menghasilkan energi yang dibutuhkan sehingga menyebabkan kelelahan. 

Untuk mendapatkan CoQ10 yang cukup kamu harus makan makanan seperti ikan, daging, biji-bijian, dan kacang-kacangan. 

Namun, CoQ10 pada jenis makanan ini terbilang masih tidak dalam jumlah cukup besar untuk meningkatkan kadar CoQ10 dalam tubuh secara signifikan.  Itu sebabnya suplemen vitamin CoQ10 bisa menjadi solusi yang harus kamu konsumsi untuk mengurangi kelelahan akibat bekerja.

7. Ashwagandha 

Ashwagandha adalah salah satu tanaman obat dalam Ayurveda India, sebuah sistem pengobatan tertua di dunia. 

Ashwagandha terbukti dapat meningkatkan energi dengan mengurangi level kortisol di dalam tubuh yang juga dikenal sebagai hormon stres yang dapat membahayakan kesehatanmu.

Banyak studi telah menunjukkan bahwa orang-orang yang mengonsumsi vitamin dari ekstrak ashwagandha memiliki skor yang lebih baik dalam tes yang mengukur level stres, kecemasan, dan kelelahan. 

Itulah beberapa jenis asupan vitamin untuk pekerja keras yang sebaiknya kamu konsumsi agar kamu tetap bertenaga dan tidak gampang sakit meski di tengah padatnya pekerjaan.

Seimbangkanlah asupan vitamin tersebut dengan pola makan yang sehat dan olahraga yang rutin agar manfaatnya semakin terasa pada tubuh kamu. 

Sumber : Ekrut

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

5 Rahasia Kerja Produktif, Sederhana Tapi Sering Dilupakan

Di tengah rutinitas kerja yang padat, banyak orang yang merasa terjebak dan merasa harus terus produktif. Bahkan, tidak sedikit yang sibuk mencari cara rumit untuk meningkatkan kinerja. Mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba aplikasi manajemen waktu, hingga merombak jadwal kerja.  Padahal, seringkali solusi sederhana justru lebih efektif untuk menjaga fokus, menghemat energi, dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan.  Langkah kecil ini justru sering diabaikan. Jika dilakukan konsisten, hasilnya bisa jauh lebih terasa dibandingkan strategi yang rumit. Apa saja rahasia sederhana untuk kerja lebih produktif? yuk, simak selengkapnya di bawah ini ya!  1. Mulai Hari dengan Prioritas yang Jelas Bekerja tanpa arah sama seperti berlayar tanpa kompas. Salah satu rahasia sederhana untuk produktif adalah menentukan prioritas sebelum mulai bekerja. Luangkan waktu 5–10 menit di pagi hari untuk membuat daftar tugas yang harus diselesaikan. Urutkan dari yang paling penting dan mendesak...

4 Cara Agar Tetap Fokus Mencapai Tujuan

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu. Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan. Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua. Namun itu semua ...