Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

7 Ciri Kepribadian Orang yang Bisa Tidur Tanpa Overthinking

Setelah seharian berjuang dengan banyaknya aktivitas, sebagian orang harus kembali berjuang melawan overthinking sebelum tidur. Yap, overthinking paling sering menyerang di malam hari yang sering kali membuat seseorang tidak bisa tidur, bahkan membuatnya begadang.

Sementara itu, ada juga orang yang dapat dengan mudah tidur. Mereka hanya membutuhkan waktu hitungan menit, lalu bisa tertidur nyenyak. Hal ini menjadi salah satu anugerah yang sering membuat orang yang suka insomnia iri.

Melansir YourTango, kemampuan seseorang untuk tidur cepat ini dapat mengungkapkan kepribadian. Hal ini tentang cara mengelola stres, rutinitas, hingga batasan mental.

Lantas, apa saja ciri kepribadian orang yang paling mudah tidur tanpa harus overthinking? Simak!

1. Miliki Tingkat Stres yang Relatif Stabil

Stres yang menumpuk dengan kepala yang berisik membuat seseorang jadi sulit untuk tidur. Nah, orang yang mudah tertidur umumnya memiliki tingkat stres yang lebih stabil.

Tubuhnya tidak terus-menerus terjebak dalam mode “siaga”. Mereka dapat dengan cepat menenangkan dirinya sendiri, termasuk saat stres, sehingga bisa tidur dengan cepat.

2. Cerdas dalam Membagi Tugas

Orang yang mudah tidur biasanya cerdas dalam mengunci pikiran mereka dari hari ini. Misalnya, saat ada tugas yang belum selesai, mereka bisa menyimpannya terlebih dahulu, tanpa perlu merasa cemas berlebihan.

Kebiasaan ini membantu tidak banyak overthinking yang membuat energi otak lebih hemat dan bikin mudah untuk tidur. Namun, bukan berarti mereka abai soal tugas, tetapi lebih kepada tahu kapan otak bekerja dan berhenti kerja.

Mereka memberi batasan tegas antara waktu istirahat dan waktu kerja esok hari. Lalu, esok dengan otak yang lebih segar mereka akan menyelesaikan dengan baik.

3. Membatasi Bermain Ponsel Sebelum Tidur

Siapa yang punya kebiasaan harus selalu bermain medsos sebelum tidur? Padahal, kebiasaan tersebut dapat menunda produksi melatonin dan merangsang otak.

Seseorang bisa tidur cepat karena mereka membatasi bermain ponsel sebelum tidur. Mereka tahu bahwa cahaya biru dan ketenangan mental berjalan beriringan.

Saat malam datang, mereka akan meredupkan lampu dan mengurangi notifikasi agar tubuhnya lebih cepat tenang. Saat tubuh menerima isyarat konsisten ini, orang jadi terbiasa tidur cepat.

4. Punya Rutinitas yang Konsisten

Ciri kepribadian orang yang paling mudah tertidur adalah aktif dan punya rutinitas yang konsisten. Mereka aktif berolahraga karena olahraga mengatur ritme sirkadian yang mengurangi kecemasan dan bikin tidur cepat. Selain itu, rutinitasnya yang konsisten mendukung efisiensi tidur.

Seseorang yang tidur dengan waktu yang sama setiap malam melatih ritme sirkadian secara efektif. Hal inilah yang membuatnya bisa tidur di waktu yang sama setiap malam.

5. Menghargai Waktu Tidur

Orang yang mudah tidur adalah tipe orang yang menghargai waktu tidurnya. Mereka tidak merasa cemas dan merasa harus produktif saat suasana tenang di malam hari.

Mereka memanfaatkan waktu malamnya untuk memulihkan energi, sehingga tidak mudah mengalami burnout. Baginya, nilai diri tidak ditentukan dari seberapa banyak pekerjaan diselesaikan. Mereka menghargai waktu tidur dan memberi tubuhnya untuk lepas dari pekerjaan, sehingga hal itu sangat memulihkan energinya.

6. Menyelesaikan Emosinya Sebelum Tidur

Orang yang overthinking di malam hari terjadi karena emosinya belum selesai. Sementara itu, orang yang mudah terlelap punya kebiasaan menyelesaikan emosinya sebelum lebih awal sebelum tidur.

Mereka membiasakan diri untuk journaling, merenung, hingga menghadapinya secara langsung. Mereka tidak menyimpan itu untuk di malam hari yang dapat mengganggu tidurnya. Alhasil, mereka dapat tidur dengan cepat karena pikirannya sudah merasa tenang.

7. Percaya Hari Esok akan Berjalan Sendirinya

Terakhir, orang yang mudah tidur nyenyak memiliki rasa percaya diri dan ketenangan yang kuat. Mereka tidak banyak berpikir tentang hari esok sebelum waktu tidur.

Mereka sadar bahwa masa depan akan datang dengan sendirinya, jadi tidak perlu dibawa overthinking. Bukan berarti mereka mengabaikan tentang masa depan, tetapi mereka mengedepankan rasa aman. Akhirnya, tidur bisa membuat lebih tenang dan memulihkan energinya, alih-alih berjuang dengan segala ketakutan yang belum terjadi.

Sumber : Beautynesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...