Langsung ke konten utama

8 Cara Mengatasi Obesitas, Gaya Hidup hingga Pengobatan

Menurunkan berat badan mungkin hal yang sulit dilakukan, tapi obesitas tetap bisa diatasi. Upaya mengatasi obesitas lebih dari sekadar menghilangkan lemak berlebih, cara ini juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat secara jangka panjang. Bukan hanya berat badan yang kembali ideal, tapi kualitas hidup Anda pun akan lebih baik dan terhindar dari risiko penyakit serius. Kasus obesitas terus meningkat dari tahun ke tahun, di berbagai belahan dunia. Hal ini menjadi perhatian banyak ahli kesehatan karena meningkatnya obesitas berarti menaikkan risiko kasus penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan imun. Namun, obesitas bukanlah penyakit tanpa obat penawar. Kondisi kegemukan ini bisa diatasi dari perubahan gaya hidup hingga pengobatan medis pendukung. Anda yang memiliki obesitas tak perlu khawatir dengan banyaknya tantangan dalam menurunkan berat badan. Beberapa langkah mengatasi obesitas berikut bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sampai Anda memiliki berat ba...

4 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Beres-Beres saat Stres

Apa kamu pernah melihat temanmu sibuk bersih-bersih saat sedang stres atau justru itu terjadi padamu sendiri? Pada dasarnya, memang ada banyak mekanisme koping (coping mechanism) untuk melampiaskan rasa stres, seperti mendengarkan musik, curhat, nonton, makan, sampai bersih-bersih. 

Kebiasaan-kebiasaan tersebut biasa dilakukan seseorang saat pikiran sedang rumit dan berusaha menenangkannya dengan cara masing-masing. Kalau kamu termasuk salah satu orang yang suka beres-beres saat stres, itu bisa menunjukkan beberapa ciri kepribadian, lho.

Berikut beberapa ciri kepribadian orang yang suka beres-beres saat sedang stres.

1. Sensitif, tapi Tidak Terbiasa Mengungkapkan Perasaan

Orang yang gemar membersihkan atau merapikan sesuatu saat stres umumnya cenderung sensitif terhadap perubahan suasana hatinya. Mereka mudah kesal, cemas, dan tertekan.

Akan tetapi, alih-alih diam atau mencurahkan isi hatinya kepada orang lain, mereka memilih untuk melampiaskannya terhadap aktivitas fisik, seperti beres-beres.

Menurut situs Expert Editor, ketika kamu bersih-bersih, tubuhmu mengeluarkan emosi melalui setiap gerakan yang dilakukan. Itulah sebabnya, kamu mungkin akan mendapati orang yang bersih-bersih secara agresif saat sedang stres.

2. Ingin Tetap Merasa Punya Kendali saat Situasi Terasa Kacau

Orang yang suka beres-beres saat stres cenderung memiliki kebutuhan untuk merasa tetap memegang kendali meski situasi sedang kacau.

Saat pikiran penuh dan emosi tidak stabil, merapikan kamar, dapur, meja, atau ruang tengah akan memberikanmu rasa lega.

Ruangan yang tertata rapi akan membuatmu merasa jika situasi tidak sepenuhnya kacau, sehingga perasaan bisa lebih tenang.

3. Perfeksionis

Selain sensitif dan ingin memegang kendali, orang yang suka bersih-bersih meski sedang stres juga punya kepribadian yang perfeksionis. Mereka bersih-bersih untuk mengatur ruangan agar setidaknya ada satu dari kehidupannya yang tertata rapi.

Bersih-bersih menjadi cara efektif bagi para perfeksionisme agar keinginannya terwujud. Ketika menata lemari, menyusun bumbu dapur, hingga menata rak buku, pikiranmu akan lebih terkontrol dan merasa tenang.

4. Punya Empati Tinggi

Ciri kepribadian orang yang suka beres-beres saat stres lainnya karena dirinya memiliki empati tinggi. Bersih-bersih dianggap sebagai mekanisme koping yang dilakukan untuk membangun lingkungan nyaman bagi diri mereka maupun orang lain.

Saat mereka menyerap stres dan emosi orang lain, melakukan bersih-bersih sama dengan menata ulang batasan emosionalnya dan membuat pikiran lebih teratur. Hal ini banyak dilakukan orang-orang yang terbiasa mencurahkan energi dan waktunya untuk merawat orang lain.

Itulah beberapa ciri kepribadian orang yang suka beres-beres saat stres. Kalau kamu, apakah termasuk orang yang mekanisme kopingnya dengan bersih-bersih?

Sumber : Beautynesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

3 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Baca Buku Menurut Ilmu Psikologi

Membaca buku menjadi salah satu hobi yang cukup populer. Bukan hanya sebagai 'jendela ilmu', namun membaca buku bisa meningkatkan mood, ide me-time yang tenang dan menyenangkan, hingga menghibur untuk orang-orang yang suka dengan kegiatan yang satu ini. Tidak hanya itu saja, ternyata orang-orang yang suka membaca buku memiliki sejumlah ciri kepribadian yang unik menurut ilmu psikologi, lho. Penasaran seperti apa? Simak penjelasannya berikut ini. 1. Disiplin Ciri kepribadian yang pertama dari orang-orang yang hobi membaca buku yaitu disiplin. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget dan terjebak doomscrolling di media sosial, orang yang suka membaca buku lebih memilih menggunakan waktunya untuk membaca buku. Terlebih, sikap disiplin ini tidak selalu mudah dilakukan, terutama di era digital dan ‘godaan’ untuk selalu menetap di media sosial dalam waktu lama. Selain itu, orang-orang yang dengan rutin membaca buku menyadari bahwa kegiatan ini sangat baik untuk kesehatan me...

7 Penyebab Wajah Terlihat Kusam dan Lelah

Pernah nggak sih kamu merasa wajah terlihat kusam, mata sembap, dan tampak lelah padahal aktivitasmu tidak terlalu berat? Bahkan, ada kalanya kamu sudah tidur cukup, tetapi tetap terlihat tidak segar saat bercermin. Ternyata, kondisi wajah terlihat lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur saja. Dilansir dari Good Housekeeping dan Sheen Vein and Cosmetics, ada berbagai faktor lain yang bisa memengaruhi kondisi kulit wajah hingga terlihat kusam, pucat, dan tidak bercahaya. Menariknya, beberapa penyebab tersebut sering kali tidak disadari karena berasal dari kebiasaan sehari-hari. Jadi, kalau kamu sering bertanya-tanya kenapa wajah terlihat lelah, yuk kenali penyebabnya berikut ini! 1. Kurang Tidur dan Kualitas Tidur yang Buruk Penyebab wajah terlihat lelah adalah kurang tidur atau kualitas tidur yang tidak baik. Saat kamu tidur, tubuh melakukan proses regenerasi, termasuk memperbaiki sel-sel kulit. Jika waktu tidur kurang atau sering terbangun di malam hari, proses ini menjadi tid...