Langsung ke konten utama

4 Cara Mengatasi Tidak Bisa Jawab saat Wawancara Kerja

Menjawab pertanyaan saat wawancara kerja tidak selalu mudah. Meskipun kamu sudah menyiapkan diri dengan melakukan research terkait perusahaan dan pertanyaan seputar posisi terkait, adakalanya kamu bertemu dengan pertanyaan yang membuatmu kesulitan untuk menjawabnya.

Kamu tentunya perlu menyiapkan diri untuk situasi-situasi tersebut. Karena tidak ada yang tahu kapan interviewer-mu akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa kamu prediksi sebelumnya. 

Berikut beberapa cara mengatasi tidak bisa menjawab pertanyaan saat wawancara kerja. Yuk simak, Beauties!

1. Bersikap Profesional

Cara menghadapi wawancara kerja saat hal ini terjadi adalah dengan tetap bersikap profesional. Jangan panik meskipun kamu belum tahu mau menjawab apa sebisa mungkin tidak ditunjukkan terang-terangan.

Menghadapi situasi ini memang menegangkan. Namun, mengutip dari laman Indeed, kamu bisa mencoba beberapa trik untuk menenangkan diri. Tarik napas, tetap tersenyum dan perlahan susun kalimat dalam benak untuk menjawab pertanyaan itu sesuai kemampuanmu.

2. Klarifikasi Kembali Pertanyaan

Cara berikutnya untuk menghadapi wawancara kerja dengan pertanyaan tidak terduga adalah dengan mengklarifikasi.

Adakalanya informasi yang diberikan oleh interviewer belum lengkap meskipun pertanyaan sudah dilontarkan. Kamu bisa mencoba bertanya kembali untuk mengklarifikasi terkait dengan pertanyaannya.

3. Jawab Sebisa Mungkin

Meskipun kamu tidak tahu jawaban pasti dari pertanyaan yang diberikan, kamu bisa menjawab semampumu. Mintalah waktu untuk berpikir sejenak dan analisis pertanyaan yang dilontarkan.

Dalam proses ini kamu bisa menggunakan pengetahuan atau pengalaman terkait dengan topik tersebut, meskipun tidak sepenuhnya berhubungan namun hal tersebut bisa membantumu dalam menjawab.

4. Tunjukkan Kemauan untuk Belajar

Ketika tidak tahu jawaban atas pertanyaan yang diajukan dan sudah menjawab sebisa kamu. Cara menjawab pertanyaan wawancara kerja selanjutnya adalah dengan menambahkan kalimat yang mengisyaratkan kalau kamu mau belajar dari ketidaktahuanmu itu.

Melansir laman CNBC Make It, menunjukkan keinginan belajar menunjukkan kalau kamu memahami jobdesc dan antusiasme akan posisi tersebut.

Dalam wawancara kerja, interviewer bukan hanya menilai pengetahuanmu seputar posisi yang dilamar dan jawaban atas pertanyaan selama proses wawancara. Tetapi juga bagaimana kamu membawa diri, menganalisis keadaan dan mengatasi krisis.

Sumber : Beautynesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

5 Rahasia Kerja Produktif, Sederhana Tapi Sering Dilupakan

Di tengah rutinitas kerja yang padat, banyak orang yang merasa terjebak dan merasa harus terus produktif. Bahkan, tidak sedikit yang sibuk mencari cara rumit untuk meningkatkan kinerja. Mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba aplikasi manajemen waktu, hingga merombak jadwal kerja.  Padahal, seringkali solusi sederhana justru lebih efektif untuk menjaga fokus, menghemat energi, dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan.  Langkah kecil ini justru sering diabaikan. Jika dilakukan konsisten, hasilnya bisa jauh lebih terasa dibandingkan strategi yang rumit. Apa saja rahasia sederhana untuk kerja lebih produktif? yuk, simak selengkapnya di bawah ini ya!  1. Mulai Hari dengan Prioritas yang Jelas Bekerja tanpa arah sama seperti berlayar tanpa kompas. Salah satu rahasia sederhana untuk produktif adalah menentukan prioritas sebelum mulai bekerja. Luangkan waktu 5–10 menit di pagi hari untuk membuat daftar tugas yang harus diselesaikan. Urutkan dari yang paling penting dan mendesak...

4 Cara Agar Tetap Fokus Mencapai Tujuan

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu. Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan. Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua. Namun itu semua ...