Langsung ke konten utama

6 Tips Mudik Sehat dan Selamat Sampai Tujuan

Perjalanan mudik yang panjang tak jarang membuat sebagian orang jatuh sakit. Beberapa penyakit yang rentan terjadi saat mudik adalah kelelahan, mabuk perjalanan, ISPA, sembelit, diare, dan flu. Keluhan umum lainnya adalah pegal dan nyeri tubuh. Nah, biar perjalanan mudik lancar dan kamu bisa Lebaran di kampung halaman dengan nyaman, ikuti tips mudik sehat berikut:

1. Rencanakan Perjalanan

Rencanakan perjalanan mudik dengan matang, mulai dari kendaraan yang hendak digunakan, lama waktu perjalanan, akses jalan yang dilewati, obat-obatan, makanan, minuman, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan selama merayakan Lebaran di kampung halaman. Hal ini bisa meminimalkan risiko terburuk yang mungkin terjadi saat perjalanan.

2. Jaga Stamina

Perhatikan stamina tubuh sebelum melakukan perjalanan jauh. Misalnya dengan konsumsi makanan sehat (terutama yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin C, dan zinc) saat sahur dan berbuka. Pastikan juga kamu tidur nyenyak minimal enam jam sebelum berangkat.

3. Lakukan Perjalanan Malam

Selain terhindar dari paparan sinar UV matahari, saat melakukan perjalanan malam, kamu cenderung memiliki energi optimal karena baru saja berbuka. Keuntungan lainnya adalah kamu bisa segera makan dan minum tanpa harus khawatir batal puasa. Dengan begitu, kadar gula darah kembali normal dan lebih fokus selama di perjalanan.

4. Istirahat Saat Lelah

Jika mudik dengan kendaraan pribadi, sebaiknya segera beristirahat ketika merasa lelah. Pemerintah banyak menyediakan posko khusus yang bisa kamu gunakan untuk beristirahat sejenak, selain rest area yang tersebar di area tol. Gunakan waktu setidaknya 15 menit untuk beristirahat. Jika memaksakan diri, kamu rentan mengalami kecelakaan di perjalanan.

5. Sediakan Bekal

Termasuk makanan dan air. Rasa haus dan lapar sering menyebabkan rasa kantuk dan mengganggu suasana hati, yang bisa berdampak negatif saat berkendara. Maka itu, kamu perlu menyediakan bekal makanan dan minuman selama di perjalanan karena tak jarang, kamu terpaksa harus berbuka di jalan akibat macet. Selain itu, air putih membantu meningkatkan konsentrasi saat membawa kendaraan.

6. Bawa Obat-Obatan Pribadi

Sediakan obat-obatan ringan, seperti obat anti mabuk perjalanan, obat flu, obat sakit kepala, obat anti masuk angin, dan obat lainnya selama di perjalanan. Kamu juga perlu membawa suplemen dan obat-obatan khusus jika mengidap penyakit tertentu. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan selama di perjalanan.

Bagi pemudik yang membawa bayi, sebaiknya periksakan kondisi bayi sebelum berangkat. Pastikan kondisi Si Kecil siap untuk melakukan perjalanan jauh. Bila perlu, minta saran dokter terkait obat yang harus dipersiapkan bagi Si Kecil.

Sumber : Halodoc

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

5 Rahasia Kerja Produktif, Sederhana Tapi Sering Dilupakan

Di tengah rutinitas kerja yang padat, banyak orang yang merasa terjebak dan merasa harus terus produktif. Bahkan, tidak sedikit yang sibuk mencari cara rumit untuk meningkatkan kinerja. Mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba aplikasi manajemen waktu, hingga merombak jadwal kerja.  Padahal, seringkali solusi sederhana justru lebih efektif untuk menjaga fokus, menghemat energi, dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan.  Langkah kecil ini justru sering diabaikan. Jika dilakukan konsisten, hasilnya bisa jauh lebih terasa dibandingkan strategi yang rumit. Apa saja rahasia sederhana untuk kerja lebih produktif? yuk, simak selengkapnya di bawah ini ya!  1. Mulai Hari dengan Prioritas yang Jelas Bekerja tanpa arah sama seperti berlayar tanpa kompas. Salah satu rahasia sederhana untuk produktif adalah menentukan prioritas sebelum mulai bekerja. Luangkan waktu 5–10 menit di pagi hari untuk membuat daftar tugas yang harus diselesaikan. Urutkan dari yang paling penting dan mendesak...

4 Cara Agar Tetap Fokus Mencapai Tujuan

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu. Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan. Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua. Namun itu semua ...