Langsung ke konten utama

6 Tips Cara Tahan Lapar Lebih Lama saat Puasa Ramadan Agar Tetap Kuat

Selama berpuasa di bulan Ramadan, kita harus menahan lapar dan haus selama 14 jam setiap hari mulai dari waktu imsak sebelum subuh hingga maghrib.

Agar selama 14 jam bisa menahan lapar dan haus, Anda di anjurkan untuk banyak minum air putih dan konsumsi makanan yang sehat.

Jika Anda memilih makanan instan, minuman berasa, biasanya perus akan cepat mengalami lapar dan juga haus.

Maka dari itu, di bawa ini ada enam tips agar Anda bisa menahan lapar lebih lama saat menjalani ibadah puasa.

1. Cukupi Kebutuhan Air Putih

Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air sebanyak 8 gelas dengan metode 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari dan 2 gelas saat sahur.

2. Hindari Makanan Pemicu Lapar

Makanan instan, pedas, gorengan, atau terlalu manis justru dapat membuat perut cepat merasakan lapar dari biasanya.

3. Hindari Kafein

Minuman berkafein seperti teh dan kopi bisa membuat Anda sering kencing saat puasa dan jadi membuat Anda cepat haus dan dehidrasi.

4. Makan Telur Rebus saat Sahur

Telur resbus yang dimakan saat sahur bisa membuat perut kenyang lebih lama dan rendah kalori bisa membantu diet.

5. Kunyah Makanan Perlahan

Mengunyah makanan secara perlahan yang di anjurkan sebanyak 32-40 kali untuk membantu pencernaan tetap lancar dan sehat.

6. Pola Makan dengan Gizi Seimbang

Pilihlah karbohidrat berupa nasi merah, oatmeal atau roti gandum. Serat berupa sayuran hijau, buah dan biji-bijian. Protein berupa telur, ayam, ikan, daging dan tempe.

Sumber : Inilah Koran

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

5 Rahasia Kerja Produktif, Sederhana Tapi Sering Dilupakan

Di tengah rutinitas kerja yang padat, banyak orang yang merasa terjebak dan merasa harus terus produktif. Bahkan, tidak sedikit yang sibuk mencari cara rumit untuk meningkatkan kinerja. Mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba aplikasi manajemen waktu, hingga merombak jadwal kerja.  Padahal, seringkali solusi sederhana justru lebih efektif untuk menjaga fokus, menghemat energi, dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan.  Langkah kecil ini justru sering diabaikan. Jika dilakukan konsisten, hasilnya bisa jauh lebih terasa dibandingkan strategi yang rumit. Apa saja rahasia sederhana untuk kerja lebih produktif? yuk, simak selengkapnya di bawah ini ya!  1. Mulai Hari dengan Prioritas yang Jelas Bekerja tanpa arah sama seperti berlayar tanpa kompas. Salah satu rahasia sederhana untuk produktif adalah menentukan prioritas sebelum mulai bekerja. Luangkan waktu 5–10 menit di pagi hari untuk membuat daftar tugas yang harus diselesaikan. Urutkan dari yang paling penting dan mendesak...

4 Cara Agar Tetap Fokus Mencapai Tujuan

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu. Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan. Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua. Namun itu semua ...