Langsung ke konten utama

5 Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja

Sebagai seorang pekerja, tentu kita ingin karier kita berkembang, seperti mendapat promosi atau naik jabatan. Salah satu hal yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan produktivitas kerja. Semangat kerja saja terkadang tidak cukup tanpa diimbangi dengan produktivitas kerja yang baik. Dengan adanya produktivitas kerja, maka pekerjaan Anda menjadi lebih teratur, efisien, serta karier Anda sebagai seorang karyawan atau pegawai akan lebih menonjol dan berkembang. Bagi Anda yang bertanya-tanya bagaimana langkahnya, simak poin-poin berikut ini.

1. Buat daftar pekerjaan

Pekerjaan menumpuk? Bingung ingin mulai dari mana? Segeralah buat daftar pekerjaan atau to-do-list. Seringkali seorang pekerja kewalahan dengan banyaknya beban pekerjaan yang menumpuk dan menjadi tidak efisien ketika dikerjakan asal-asalan atau sekaligus. Jika Anda pernah mengalami ini, maka daftar pekerjaan bisa membantu Anda memetakan mana saja tugas-tugas yang darurat, standar, atau kecil. Anda bisa membuat prioritas tugas berdasarkan hal tersebut, kemudian memperkirakan lama waktu pengerjaan, dan memberi rincian pada setiap pekerjaan. 

2. Rapikan area kerja

Memiliki meja atau kubik kerja yang berantakan pasti akan menambah stres saat bekerja. Maka dari itu, segeralah rapikan area kerja Anda. Mulailah dengan membenahi alat-alat seperti alat tulis kantor, perangkat komputer, atau peralatan kerja lainnya sesuai pada tempatnya, sehingga saat Anda membutuhkannya, Anda tidak perlu kerepotan mencarinya. Bersihkan pula area kerja Anda dari debu dan sampah, buatlah senyaman mungkin sehingga menumbuhkan semangat kerja Anda. 

3. Hindari multitasking

Terkadang, seorang pekerja terlalu berambisi ingin segera mencapai target sehingga mengambil dan mengerjakan banyak pekerjaan dalam satu waktu atau multitasking. Dampak dari multitasking adalah hasil pekerjaan seringkali menjadi tidak maksimal. Multitasking juga menyebabkan hilangnya waktu dan produktivitas. Seorang profesor ilmu saraf, professor Earl K. Miller, mengatakan bahwa multitasking tidak mungkin dilakukan secara manusiawi. Itulah kenapa Anda harus menghindari multitasking. Kerjakan tugas satu per satu, dan fokus pada satu tugas saja agar pekerjaan Anda terstruktur dan hasilnya memuaskan. 

4. Manfaatkan waktu istirahat 

Jangan lupa, tubuh Anda juga perlu waktu beristirahat. Di sela-sela kesibukan pekerjaan Anda, manfaatkan waktu istirahat di kantor sebaik mungkin. Jangan habiskan waktu istirahat untuk hal-hal kurang berguna seperti bermain atau pergi ke luar. Jangan pula menggunakan waktu istirahat untuk menuntaskan pekerjaan yang lain karena waktu istirahat dan waktu bekerja adalah dua hal yang berbeda. Anda harus menggunakan waktu istirahat yang berharga ini sebaik mungkin, seperti makan dan merebahkan diri sejenak. Saat-saat inilah waktunya mengumpulkan energi sehingga Anda siap untuk menyelesaikan sisa pekerjaan di penghujung hari.

5. Matikan notifikasi tidak penting

Hal terakhir yang dapat meningkatkan produktivitas kerja Anda adalah mematikan notifikasi tidak penting. Entah itu perangkat genggam, gadget, atau perangkat lainnya, notifikasi yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan perlu dimatikan agar fokus Anda pada pekerjaan tidak terganggu. Apabila pekerjaan Anda tidak menggunakan perangkat genggam, maka Anda dapat mengaktifkan mode silent atau mode diam pada perangkat Anda sehingga segala notifikasi yang masuk tidak akan berbunyi. Apabila Anda menggunakan media sosial untuk bekerja, maka kini tersedia fitur mode silent pada chat kontak tertentu di berbagai platform media sosial yang bisa Anda gunakan.

Sumber : BCA Life

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

5 Rahasia Kerja Produktif, Sederhana Tapi Sering Dilupakan

Di tengah rutinitas kerja yang padat, banyak orang yang merasa terjebak dan merasa harus terus produktif. Bahkan, tidak sedikit yang sibuk mencari cara rumit untuk meningkatkan kinerja. Mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba aplikasi manajemen waktu, hingga merombak jadwal kerja.  Padahal, seringkali solusi sederhana justru lebih efektif untuk menjaga fokus, menghemat energi, dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan.  Langkah kecil ini justru sering diabaikan. Jika dilakukan konsisten, hasilnya bisa jauh lebih terasa dibandingkan strategi yang rumit. Apa saja rahasia sederhana untuk kerja lebih produktif? yuk, simak selengkapnya di bawah ini ya!  1. Mulai Hari dengan Prioritas yang Jelas Bekerja tanpa arah sama seperti berlayar tanpa kompas. Salah satu rahasia sederhana untuk produktif adalah menentukan prioritas sebelum mulai bekerja. Luangkan waktu 5–10 menit di pagi hari untuk membuat daftar tugas yang harus diselesaikan. Urutkan dari yang paling penting dan mendesak...

4 Cara Agar Tetap Fokus Mencapai Tujuan

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu. Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan. Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua. Namun itu semua ...