Langsung ke konten utama

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Sahur dan Bikin Badan Lemas

Sahur itu bukan cuma soal “asal makan biar nggak lapar”. Momen ini sebenarnya jadi kunci supaya tubuh tetap kuat, nggak gampang cranky, dan nggak lemas. Sayangnya, masih banyak dari kita yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat sahur, mulai dari skip sahur, sampai salah pilih menu. Alhasil, baru setengah hari puasa, kepala sudah pusing, badan lemas, dan mood ikut drop. Supaya puasa kamu tetap lancar dan tetap glowing, yuk intip beberapa kesalahan yang sering banget dilakukan saat sahur!

1. Skip sahur karena malas bangun

Jujur saja, alarm sahur itu sering terasa seperti musuh terbesar selama Ramadan. Tapi melewatkan sahur justru jadi salah satu penyebab utama tubuh cepat lemas. Melewatkan sahur bikin tubuh kehilangan kesempatan untuk mengisi energi sebelum berpuasa seharian. Walaupun malam sebelumnya kamu merasa masih kenyang, cadangan energi itu nggak akan bertahan sampai sore. Saat tubuh nggak dapat asupan di dini hari, kadar gula darah bisa lebih cepat turun dan bikin kamu merasa lemas, sulit konsentrasi, bahkan pusing. Kalau memang nggak kuat makan berat, kamu bisa mengonsumsi makanan ringan tapi tetap bernutrisi seperti oatmeal, roti gandum, atau buah yang dikombinasikan dengan protein. Intinya, jangan kosong sama sekali.

2. Minum air sekaligus banyak dalam satu waktu

Ada yang punya strategi “minum sebanyak-banyaknya sebelum imsak biar nggak haus”? Sayangnya, cara ini kurang efektif, lho. Minum air sekaligus banyak justru bikin kamu lebih sering buang air kecil dan nggak otomatis membuat tubuh terhidrasi lebih lama. Tubuh kita bukan unta yang bisa menyimpan cadangan air dalam satu waktu, jadi lebih baik minum secara bertahap sejak berbuka sampai sahur. Selain itu, hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh karena bisa memicu tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Kalau mau tambahan elektrolit, kamu bisa pertimbangkan air kelapa atau pastikan konsumsi sayur dan buah yang tinggi kandungan air.

3. Sahur dengan mi instan atau karbo sederhana

Mi instan memang praktis, apalagi kalau kamu bangun sahur saat mepet imsak. Tapi, karbohidrat sederhana seperti mi instan cenderung bikin cepat lapar karena energi dilepaskan dengan cepat. Kandungan natriumnya juga bisa bikin kamu lebih cepat haus. Selain itu, mengonsumsi karbohidrat tanpa diimbangi protein dan serat bisa membuat gula darah naik, lalu turun drastis, yang akhirnya bikin tubuh terasa lemas sebelum waktu berbuka. Solusinya adalah memilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal, lalu kombinasikan dengan protein (telur, ayam, tempe) dan sayur agar energi lebih stabil sepanjang hari.

4. Terlalu banyak makanan manis

Makanan dan minuman manis memang menggoda, ya? Apalagi, saat sahur tuh pasti pingin sesuatu yang cepat jadi tenaga. Tapi, konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis. Lonjakan ini memang bakal bikin badan segar di awal, tapi setelahnya energi kamu bisa turun cepat. Alhasil, baru siang sudah terasa lemas dan lapar. Eitss, bukan berarti kamu harus menghindari manis sama sekali, tapi batasi porsinya dan kombinasikan dengan makanan tinggi protein atau lemak sehat agar penyerapan gula jadi lebih stabil.

5. Menu nggak seimbang dan minim nutrisi

Sahur ideal itu bukan cuma kenyang, tapi lengkap gizinya. Sebaiknya, menu sahur mengandung lima zat gizi penting yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Banyak orang terlalu fokus pada karbohidrat dan melupakan protein serta serat. Padahal protein bisa bantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mendukung massa otot, sementara vitamin dan mineral dari sayur serta buah akan menjaga daya tahan tubuh kamu. Tanpa kombinasi ini, tubuh bakal lebih cepat kehilangan energi dan kamu jadi gampang drop sebelum waktu berbuka.

Itu dia beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika sahur. Biar puasa kamu lebih lancar dan nggak lemas, jangan sampai melakukan kesalahan ini lagi, ya!

Sumber : Female Daily

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips Hadapi Cuaca Ekstrem Selama Ramadhan, Puasa Tetap Sehat dan Aman!

Belakangan ini cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama bulan Ramadhan.  Kondisi ini bisa mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menjelang berbuka puasa hingga pelaksanaan ibadah tarawih. Agar tetap aman dan nyaman menjalani ibadah puasa, masyarakat perlu mengetahui cara menghadapi cuaca ekstrem dengan tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan saat menghadapi hujan lebat dan angin kencang selama Ramadhan. 1. Selalu Pantau Informasi Cuaca Langkah pertama yang penting dilakukan adalah memantau perkembangan cuaca setiap hari. Informasi prakiraan cuaca biasanya tersedia melalui aplikasi resmi, media sosial, atau situs lembaga meteorologi. Dengan mengetahui potensi hujan atau angin kencang sejak awal, masyarakat dapat merencanakan aktivitas seperti perjalanan pulang kerja, belanja kebutuhan berbuka, atau pergi ke masjid dengan lebih aman. 2. Siapkan Perlengkapan Hujan Saat musim hujan, me...

5 Rahasia Kerja Produktif, Sederhana Tapi Sering Dilupakan

Di tengah rutinitas kerja yang padat, banyak orang yang merasa terjebak dan merasa harus terus produktif. Bahkan, tidak sedikit yang sibuk mencari cara rumit untuk meningkatkan kinerja. Mulai dari mengikuti pelatihan, mencoba aplikasi manajemen waktu, hingga merombak jadwal kerja.  Padahal, seringkali solusi sederhana justru lebih efektif untuk menjaga fokus, menghemat energi, dan membuat pekerjaan terasa lebih ringan.  Langkah kecil ini justru sering diabaikan. Jika dilakukan konsisten, hasilnya bisa jauh lebih terasa dibandingkan strategi yang rumit. Apa saja rahasia sederhana untuk kerja lebih produktif? yuk, simak selengkapnya di bawah ini ya!  1. Mulai Hari dengan Prioritas yang Jelas Bekerja tanpa arah sama seperti berlayar tanpa kompas. Salah satu rahasia sederhana untuk produktif adalah menentukan prioritas sebelum mulai bekerja. Luangkan waktu 5–10 menit di pagi hari untuk membuat daftar tugas yang harus diselesaikan. Urutkan dari yang paling penting dan mendesak...

4 Cara Agar Tetap Fokus Mencapai Tujuan

Banyak orang yang memiliki tujuan hidup tertentu namun selalu mendapat gangguan dan akhirnya menunda semua rencana itu. Faktor di dalam diri maupun dari luar dapat membuat kamu menunda atau bahkan membatalkan rencana kamu dalam hidup, ditambah lagi dengan kondisi saat ini dengan mewabahnya Covid-19 yang membuat banyak orang menunda banyak hal. Itu semua terjadi karena kamu kurang fokus terhadap rencana tersebut dan membiarkan segala gangguan menggagalkan rencana kamu. Rasa malas bisa saja berasal dari otak kamu. Penelitian menunjukkan bahwa di waktu luang kita sering tidak melakukan apa yang kita sebenarnya harus kita nikmati. Otak kamu tidak ingin membuang-buang energi, itu menjadikan kamu malas. Masalahnya, dunia tidak malas, hari-hari terus berjalan saat kamu sedang bermalas-malasan. Semuanya seakan menuntut perhatian kita. kamu ingin membuat rencana dan menindaklanjuti atau mencapai tujuan tanpa gangguan tetapi sekitar kamu tampaknya kompak untuk menahan itu semua. Namun itu semua ...